Membuat sub domains menggunakan .htaccess

Posted on Agustus 27, 2008. Filed under: Tutorial Programming | Tag:, , , , |

Dengan memanfaatkan modul mod_rewrite dan wilcard DNS, kita dapat membuat sebuah virtual subdomain dari sebuah nilai variabel.

Pernah suatu ketika salah satu klien saya minta dibuatkan sebuah aplikasi website, dimana setiap member/anggota yang terdaftar di dalam website tersebut, secara otomatis akan memiliki sebuah subdomain berupa ID masing-masing anggota.
Misalnya :
http://namadomain.com/?member=opik
Nilai variabel “opik” tersebut dapat dibuat menjadi sebuah subdomain,
http://opik.namadomain.com

Saya mencoba berselancar di Intenter dan menemukan banyak sekali forum (luar negeri) yang membahas hal ini. Banyak sekali contoh-contoh kode yang yang katanya benar dan berhasil jalan. Tetapi setelah saya cobakan, carut marut semua, hahahahaha. Entahlah saya sendiri tidak tahu salahnya dimana.

Berikut langkah-langkah yang saya lakukan, dan berhasil diterapkan pada 2 web server yang berbeda.

  1. Aktifkan Wilcard DNS
  2. Jika anda memiliki akses WHM, tambahkan baris berikut :
    *.domain.com. A 1.2.3.4
    Ganti 1.2.3.4 dengan IP server anda.
    Sedangkan jika anda tidak memiliki akses WHM, anda dapat menghubungi technical support dimana anda menyewa hosting, dan meminta untuk diaktifkan Wilcard DNS pada domain anda.

  3. Aktifkan modul mod_rewrite
  4. Untuk mengaktifkan mod_rewrite, buka file httpd.conf, cari baris #LoadModule rewrite_module modules/mod_rewrite.so dan hilangkan tanda #.

  5. Aktifkan Virtualhost dan pada baris ServerAlias rubah menjadi ServerAlias *.namadomain.com
  6. Buat file .htaccess
  7. RewriteEngine On
    RewriteCond %{REQUEST_URI} !^/index\.php
    RewriteCond %{HTTP_HOST} !^www\.namadomain\.com [NC]
    RewriteCond %{HTTP_HOST} ^(www\.)?([^\.]+)\.namadomain\.com
    RewriteRule ^([^.*])?$ /index.php?member=%2 [L]

  8. Selesai

Keterangan :

  1. ServerName namadomain.com
  2. Merupakan nama server utama website anda (bener gak sih penjelasannya? hehe).
    Wes manut sajalah, isikan dengan nama domain utama yang anda inginkan.
    Misalnya, opik.com

  3. ServerAlias namadomain *.namadomain.com
  4. ServerAlias merupakan nama alias/nama lain dari domain utama anda.
    Misalnya, http://www.namadomain.com.
    Tanda “*.“, artinya apapun karakter yang ada didepan namadomain.com (misal: http://www.namadomain.com, anu.namadomain.com, ini.namadomain.com), tetap akan mengantarkan anda ke halaman website namadomain.com

  5. DocumentRoot C:/WebServer/www/folder-namadomain.com
  6. DocumentRoot merupakan folder dimana file web anda berada.

Sumber : http://opik.unitiga.com/2007/12/29/membuat-virtual-subdomain-menggunakan-htaccess/

Make a Comment

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Liked it here?
Why not try sites on the blogroll...

%d blogger menyukai ini: